Pencarian  
Masa Pembelajaran Jarak Jauh akibat Pandemi Covid-19
default.vbprj
HOME PROFILE PENDIDIKAN PESERTA DIDIK ALUMNI DOWNLOAD GALLERYBUKU TAMU SIM
Menus In Web by Vista-Buttons.com v5.5
 
 



 

519793

Pengunjung hari ini : 60
Total pengunjung : 178487

Hits hari ini : 223
Total Hits : 519793

Pengunjung Online: 2
 

 

el
Resensi
Oleh : publisher - Senin, 28 Oktober 2019

Bumi Langit dari Sendang Karang 

oleh Mela Anjar Rani

 

Sendang Karang adalah sebuah desa. Tinggalah di tempat itu sebuah keluarga dengan 4 orang anggota, Suherman, istri, dan kedua anaknya yaitu Sadat dan Komar. Keluarga Suherman tidak tergolong kaya. Istrinya menjadi penjual gorengan. Tetapi dua anaknya memiliki tabiat yang berbeda. boleh dikatakan seperti bumi dan langit perbedaan kkeduanya.

Sadat adalah anak pemalas. Terasuk malas membantu orang tuanya. Sadat juga boros dalam menggunakan uang jajan. Berapapun uang yang diberikan orang tuanya selalu habis. Berbeda dengan Komar adiknya. Anak rajin beribadah, belajar dan selalau membantu orang tuanya juga rajin menabung. 

Suatu pagi, Komar bangun lalu bergegas mengambil air wudlu dan berangkat ke masjid untuk menunaikan salat Subuh. Sepulang dari masjid lalu membantu ibunya mengupas pisang dan memotongnya menjadi dua bagian seperti yang diperintahkan ibunya. Dalam kesibukan pagi itu si ibu terpaksana meminta bantuan Komar karena hari ini pesanan sedang banyak. Sementara Sadat belum juga bangun dari tempat tidurnya. Suherman sang ayah, sudah berusaha membangunkan, namun tidak dihiraukan Sadat. 

"Adikmu sudah bangun dari tadi, sekarang di dapur membantu ibu. Harusnya kamu malu dengan adikmu yang masih kecil." nasihat Suherman bersabar. 

Sadat bangun, mandi persiapan menuju sekolah. uang jajan tak lupa diminta. uang tersebut hari ini tidak hanya untuk jajan seperti biasanya. Namun sebagian uang itu digunakan untuk membeli rokok. Bersama beberapa temannya pada jam istirahat keluar dari sekolah. Ada siswa yang melaporkan, sehingga seorang guru menyusulnya. Ketangkaplah Sadat dan dibawa ke ruang BP untuk mendapatkan pembinaan. 

 

Sekelumit cerita ini ditulis oleh Mela Anjar Rani kelas VII D, disarikan dari buku Dua Bersaudara dari Sendang Karang sebagai implementasi program pembiasaan Literasi. 

 

Catatan Redaksi :

Kemampuan Mela menyerap teks sudah cukup bagus, perlu dilatih kembali dengan berbagai bacaan yang bervariasi. Semoga ke depan menghasilkan tulisan-tulisan yang lebih bagus lagi untuk dijadikan contoh teman-temannya. 

Resensi dalam tulisan ini belum muncul, Mela sebaiknya menulis dengan gaya rekam dan menyampaikan nilai-nilai budi pekerti yang ada pada tokoh cerita. Setelah didapatkan, baru ditampilkkan bukti teks yang dapat dijadikan sebagai pelajaran (teladan). Misalnya kebaikan Komar dan bukti teksnya dikutip. 

Selamat Mela, jangan pernah berhenti mencoba untuk menulis!!!


Cetak | Kembali
Copyright© 2014 by SMP Negeri 1 Karangsambung
Jalan Karangsambung KM.12 Telp.(0287) 5506252 Kebumen 54353
Email : smpn1karangsambung@ymail.com